News

Hasil Seleksi UI Mendadak Berubah, DPR Minta "Talent Scouting" Diusut Tuntas

Jakarta (KABARIN) - Polemik hasil seleksi jalur Talent Scouting di Universitas Indonesia bikin heboh. Soalnya, sejumlah calon mahasiswa yang awalnya dinyatakan lolos, tiba-tiba statusnya berubah jadi tidak diterima hanya dalam waktu singkat.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, langsung angkat suara dan mendesak pihak kampus untuk mengusut tuntas persoalan tersebut.

“Jangan sampai kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan tinggi ternama, seperti UI rusak hanya karena persoalan ini. Hak calon mahasiswa harus dilindungi,” kata Lalu, dikutip di Jakarta, Rabu.

Masalah ini bermula dari pengumuman hasil seleksi yang dirilis pada Selasa (17/3) pukul 21.30 WIB. Tak lama setelah diumumkan, hasil tersebut berubah. Akibatnya, beberapa peserta yang sudah sempat dinyatakan lolos mendadak dinyatakan tidak diterima.

“Ini sangat mengecewakan dan merugikan calon mahasiswa. Banyak dari mereka sudah menerima ucapan selamat karena dinyatakan lolos, tetapi kemudian statusnya berubah. Hal ini tidak bisa dianggap sebagai kesalahan kecil,” ujar Lalu.

Menurutnya, alasan gangguan teknis pada situs web tidak bisa dijadikan pembenaran. Ia menilai, jika memang ada masalah sejak awal, seharusnya pengumuman tidak dilakukan.

“Kalau memang sejak awal sistem bermasalah, seharusnya tidak dilakukan pengumuman. Ini menunjukkan adanya persoalan serius dalam tata kelola sistem penerimaan mahasiswa,” kata dia.

Lalu juga meminta agar calon mahasiswa yang sebelumnya dinyatakan lolos bisa dikembalikan statusnya. Ia menegaskan, kejadian ini menyangkut kredibilitas UI sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

“Sebagai perguruan tinggi unggulan, UI seharusnya menjunjung tinggi profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas. Kejadian ini harus menjadi evaluasi serius agar tidak terulang di masa mendatang,” kata dia.

Sebagai informasi, jalur Talent Scouting UI merupakan salah satu jalur seleksi yang membuka kesempatan bagi calon mahasiswa untuk masuk ke kelas internasional. Kasus ini pun jadi sorotan, karena menyangkut kepercayaan publik terhadap sistem penerimaan mahasiswa di kampus ternama.

Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: